Sabtu, lagi2 minta cuti ngajar..
setelah sabtu lalu saya izin untuk tidak mengajar, sabtu ini pun izin untuk tidak mengajar itu kembali terucap. bedanya, kalo minggu lalu, alasannya karena saya sibuk dengan HAPPY SCIENCE 4 Kids dengan robot pintar untuk bumi hijauku-nya, (huh..hektik banget..tp alhamdulillah lancar dengan peserta 70an..subhanallah..kesulitan memang selalu diiringin kemudahan, janjiMu lagi2 terbukti), berbeda dengan minggu lalu, Sabtu ini, saya minta izin mengajar karena ada RAKER SALAM UI. Pagi2, saya bergegas pergi ke MUI, ah kereta Sabtu pagi memang melegakan..saya bisa melenggang bebas di dalamnya..duduk nyaman..segar tanpa apek dan keringat
bercucuran.
08.15 WIB, saya sampai di stasiun POCIN, saya lapar..tapi saya harus segera sampai MUI. Saya pun berjalan, menelusuri rindangnya pepohonan kampus, lalu mengitari danau yang sangat segar dengan riak airnya yang lembut.. Perut saya tak bisa diajak kompromi, ah baiklah, saya berhenti sejenak, mencari tempat duduk tepat di sisi danau, uh..perut bersabarlah, saya mencari2 roti keju yang saya sisipkan dalam tas, dibalik buku2 yang sengaja saya bawa untuk dibaca dikala menanti kereta. yah seperti kata om iwan fals, kereta terlambat 2 jam itu biasa, dan itu fakta lho, masih terjadi sampai sekarang, untuk antisipasi buku2 itulah yang akan saya garap kala jenuh menanti kereta.
roti..roti..ah dimana kamu?? saya menemukannya!! saya kunyah perlahan-lahan..hmmh..enak..dan semakin terasa enak dengan indahnya danau yang saya pandang pagi itu.. ‘hai gedung rektorat..apa kabar? hari ini kamu tampak begitu kurus..lagi banyak pikiran yah??’..hmmh..potongan roti terakhir, dilanjutkan dengan beberapa teguk air putih segar, sempurna untuk mengganjal perutku yang lapar itu. Saya pun kembali berjalan, selangkah lagi menuju MUI..
Sesampainya di sana, ‘lho?? koq sepi?’..ah gimana, masa aktivis dakwah ngaret?? saya pun segera ke sekret, belum genap kaki ini sampai di sekret, saya berjumpa dengan akh Ki2, hmm..dy bilang mulainya jam 9. oh, pantas belum ada orang, ya sudah..karena pagi itu ada kajian rutin di MUI, saya pun bergabung dengan kajian itu..
pukul 9 lewat, tak terasa saya terhayut dalam kajian itu..saya segera berlari menuju sekret, dan apa yang saya lihat, masih sepi..tampak aneh bukan?..lalu saya hampiri pintu sekret, OW!! raker pindah ke Wong Solo..ah..untung letaknya tak jauh dari situ..saya pun berjalan menuju rumah makan itu..nah akhirnya, saya temukan mereka..belum mulai..saya berjalan begitu cepat rupanya, sampai terengah-engah..olahraga pagi!!!
Gebyok dengan ukiran minimalis, sehelai kain pengganti layar proyektor, dua buah panji salam yang trus berkibar, dinding bercat hijau, dan kain hijab pemisah salamers akhwat dan ikhwan menjadi saksi raker SALAM UI 11 kali ini, tak ketinggalan pepohonan rindang yang membuat tempat itu teduhpun ikut menyemarakan suasana..
WOW!! SALAM UI kini semakin matang, terlihat dari prokernya, rupanya perombakan beberapa departemen cukup berhasil memberi warna pada SALAM yang mulai memasuki 1 dekade ini. Prokernya luar biasa!! taun ini akan menjadi medan berjuang yang melelahkan sepertinya, termasuk saya dan departemen URC. Seperti yang bang Ozi bilang, mari kita angkat jangkar, mari kita turunkan layar, dan mari kita berlayar!! fiuh, rencana telah dibuat, saatnya kami berlayar, mengarungi samudra luas yang penuh ombak itu, ah setahun ke depan..akan sampaikah kita di pulau impian itu?? atau jangan2 kita akan tenggelam bersama di tengah lautan yang luas itu..huh..yang pasti perencanaan telah dibuat..kini waktunya berusaha, menjaga kapal tetap berjalan, perlahan tapi pasti..terkoordinir dan terorganisasi, dengan awak2 kapal yang terlatih dan bertanggung jawab pada tugasnya masing-masing..dengan keyakinan bahwa Allah akan selalu bersama orang-orang yang sedang menempuh jalanNya, keyakinan bahwa Allah akan selalu memberi pertolongan pada hamba2Nya yang sedang menganggungkan namaNya, yah setahun ke depan..semoga kita bersama dapat sampai di pulau impian..