hr ini
dengan map plastik merah, juga seragam yang kebesaran, menggatung dalam bis yang sesekali berhenti mendadak, ku jalankan kaki ini menyambagi pria kecil di ujung jalan sana.
siap dengan tumpukan buku, dengan mata yang menyala penuh semangat, membuatku semangat juga. tiga jam berlalu, derak tawa tak henti-hentinya, meragukan apakah hari ini ada hadiah libur sekolah atau tidak, menanyakan apakah hari ini ada penjualan jajanan ato tidak.
tak terasa, pukul 12 hampir tiba, sang cinderella pun harus rela meninggal kan pria cilik itu.
pergilah aku dengan rengekannya, “esok hari datang lagi ya..”.
senangku menggodanya, kubilang..”lihat nanti dik..”
lalu ku bergegas ke agenda selanjutnya, mencari pusat pertokoan, yang ku sendiri belum pernah menjejakan kakiku disana. waktuku tinggal sedikit, sial, angkutan yang kunaiki berhenti total. kata supir tua, ada tamu ke polsek, hingga pintu jalan dikosongkan. supir tua menambahkan sambil bersungut,”paling tamunya masih tidur dirumah”..entahlah..yang pasti kuingin segera sampai..kuingin segera sampai..
HOOOAAAAH…
terdengar suara gemerisik hujan
merayuku..
meninabobokan..
membuatku terhanyut dalam kantuk yang hebat
menjadikan kesadaranku hilang perlahan
lalu membawaku ke langit penuh bintang
angin dingin pun turut menggoda
menyelinap dari sela-sela atap
dingin menelusuk hingga tulang
membuat tubuhku menggigil dan bergetar
hingga serta merta selimut pun ku peluk erat
seakan tak rela kumelepasnya
inginku diam
kaku
tak bergerak
meringkuk bersama selimutku
karena dia telah berkata akan menemaniku dikala hujan
dia juga berjanji akan lindungiku saat angin datang
tentulah aku percaya pada selimutku
karena dia..
merayuku..
dia meninabobokanku..
dia membuatku terhanyut dalam kantuk yang sangat hebat
menjadikan kesadaranku hilang dengan perlahan-lahan
lalu membawaku melayang terbang kesana ke langit penuh bintang
Hai orang yang berselimut
Bangunlah,lalu berilah peringatan
Dan Tuhanmu agungkanlah
Dan pakaianmu bersihkanlah
Dan perbuatan dosa tinggalkanlah
Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud ) memperoleh (balasan) yang lebih banyak
Dan kepada Tuhanmu bersabarlah (74:1-7)
karenaMu, aku pun segera bergerak
melawan kantuk
menanggalkan selimutku
karenaMu, aku pun segera beranjak
melawan angin dingin lalu menerobos hujan!!!!!
sembari berteriak “HEI SETAN-SETAN PERGI KALIAN!!!!!
dimana???
Hai mujahid muda maju kehadapan
sibakkan penghalang satukan tujuan
kibarkan panji Islam dalam satu barisan
bersama berjuang kita junjung keadilan
jangan timbang ragu tetaplah melaju
hapus bayang semu dilubuk hatimu
bergerak ke depan bagai gelombang samudra
retakkan tirani runtuhkan angkara murka
majulah wahai mujahid muda
dalam satu cita tegak keadilan
singkirkan batas satukan kata
kebangkitan Islam telah datang (Izzatul Islam)
DIMANA KAUM MUSLIMIN????
DIMANA TENTARA MUSLIM???
DIMANA MUJAHID MUDA ITU??
APAKAH KALIAN SIBUK DENGAN KESOMBONGAN JAHILIYAH???
SIBUK MENGAGUNG-AGUNGKAN GOLONGAN SENDIRI???
MERASA DIRI LEBIH DARI YANG LAIN??
KALAU BEGITU KALIAN ANGKUH!!! KALIAN SOMBONG!!!!
DIMANA WAHAI KALIAN YANG MENGAKU MUSLIM??
APAKAH KALIAN TETAP SIBUK DENGAN MEMBANGGA-BANGGAKAN DIRI??
SEMENTARA DARAH TERUS MENGALIR DISANA!!!
SEMENTARA SEMAKIN BANYAK ROH BAYI TAK BERDOSA TERPISAH DARI JASADNYA!!!!
DIMANA KALIAN WAHAI MUJAHID MUDA???
DIMANA LAJU BAGAI GELOMBANG SAMUDRA ITU??
DIMANA BARISAN BERKIBARKAN PANJI ISLAM ITU??
DIMANA SATU CITA ITU??
DIMANA SATU KATA ITU??
DIMANA KALIAN WAHAI MUJAHID MUDA???
SAUDARA-SAUDARAMU BERTERIAK MEMINTA PERTOLONGAN..
“MANA SAUDARAKU KAUM MUSLIM??”
“MANA SAUDARAKU KAUM MUSLIMIN??”
DIMANA KALIAN WAHAI MUJAHID MUDA???
TAK TAKUTKAH ENGKAU KETIKA NANTI DIHARI KIAMAT DIPERTANYAKAN
“KEMANA KALIAN KETIKA SAUDARAMU MERINTIH MEMINTA PERTOLONGAN?”
“manaaaaa…saudaraku??”
“mana..saudaraku..kaum muslimin??”
“dimana saudaraku??”
“dimana saudaraku pengikut Muhammad SAW???”
“Ya Rosululloh, aku telah meminta tolong pada saudaraku, aku telah meminta tolong pada semua saudaraku, tapi tak ada yang datang, tak ada yang mendengar, mereka hanya sibuk dengan golongannya masing-masing”
- nyindir diri sendiri-
disini..
tersampailah aku disini
setelah berhasil kuhancurkan harapan masa lalu
bahwa puncak segala daya adalah dirinya
yang kokoh berdiri dan meluluhkan
bahwa ujung segala upaya adalah dirimu
yang begitu bijaksana dan sangat menguatkan
bahwa seluruh impian adalah kamu
yang begitu hangat dan mampu memperlakukanku dengan sangat elegan
namun..
jika untuk mendapatkan ridhoNya harus ku korbankan harapan
jika untuk mendapatkan ridhoNya harus ku korbankan impian
dan jika untuk mendapatkan ridhoNya harus ku korbankan perasaan..
maka pasti kan kulakukan semuanya
dan sekarang..
tersampailah aku disini
dengan simpul kebahagiaan tertampak
disini..
terus berharap untuk mendapat ridhoNya
disini..
mengharap cinta yang kekal hanya dariNya, bukan darimu ^^
disini..
tetap tangguh meski tanpamu
disini..
selalu tangguh meski tanpa kamu
dan..
inilah kemenanganku..
kuharap kau pun bisa begitu ^^