kembali ke sekolah..
dosa 49..
lapangan yang tambah sempit..
kelas yang tambah banyaaaaaaaaaaaaaaaak..
nuansa hijau dimana-mana..
pagar yang rimbun pepohonan..
DPR yang hilang…
piala yang berjajar rapi di gerbang depan..
aku kembali menyemarakan dosa 49..
rapuh..
memang sifat manusia selalu tidak puas, dikasih A, minta B, di kasih B minta C, dst. sayang sekali rujukan yang ada kebanyakan kontradiksinya, haduh, aku cuma butuh aisyah lahir setelah taun 610 M, ko rapuh semua yaaaa…
punya benteng
hmm..siapakah dia? menarik tuk diketahui..menarik tuk diselidiki, karena bentengnya tampak kokoh, terpancar seperti sesosok yang pertama pernah ku kenal dulu..
hr ini
dengan map plastik merah, juga seragam yang kebesaran, menggatung dalam bis yang sesekali berhenti mendadak, ku jalankan kaki ini menyambagi pria kecil di ujung jalan sana.
siap dengan tumpukan buku, dengan mata yang menyala penuh semangat, membuatku semangat juga. tiga jam berlalu, derak tawa tak henti-hentinya, meragukan apakah hari ini ada hadiah libur sekolah atau tidak, menanyakan apakah hari ini ada penjualan jajanan ato tidak.
tak terasa, pukul 12 hampirĀ tiba, sang cinderella pun harus rela meninggal kan pria cilik itu.
pergilah aku dengan rengekannya, “esok hari datang lagi ya..”.
senangku menggodanya, kubilang..”lihat nanti dik..”
lalu ku bergegas ke agenda selanjutnya, mencari pusat pertokoan, yang ku sendiri belum pernah menjejakan kakiku disana. waktuku tinggal sedikit, sial, angkutan yang kunaiki berhenti total. kata supir tua, ada tamu ke polsek, hingga pintu jalan dikosongkan. supir tua menambahkan sambil bersungut,”paling tamunya masih tidur dirumah”..entahlah..yang pasti kuingin segera sampai..kuingin segera sampai..